Skip to content

Gadgetkan

Berita dan Update tentang Gadget

Primary Menu
  • Home
  • Berita
  • Update
  • Kesehatan
  • Technohacks
  • Home
  • Home
  • Miliaran Ponsel Android Terancam Diretas, Bahaya OS Lawas yang Masih Digunakan
  • Berita
  • Home
  • Technohacks

Miliaran Ponsel Android Terancam Diretas, Bahaya OS Lawas yang Masih Digunakan

gadgetkan December 31, 2025 4 minutes read
Miliaran Ponsel Android Terancam Diretas, Bahaya OS Lawas yang Masih Digunakan

Gadgetkan – Banyak pengguna ponsel Android menjalani aktivitas harian tanpa menyadari bahwa perangkat di genggaman mereka menyimpan risiko besar. Di balik layar yang masih berfungsi normal, sistem operasi lawas diam-diam membuka pintu bagi ancaman keamanan. Ponsel yang tidak lagi menerima pembaruan sistem dan patch keamanan ibarat rumah tanpa kunci. Celah keamanan yang seharusnya ditutup tetap terbuka, menunggu dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab. Ironisnya, ancaman ini sering dianggap jauh dan tidak relevan, padahal risikonya nyata. Mulai dari pencurian data pribadi, peretasan akun, hingga penyalahgunaan informasi finansial bisa terjadi kapan saja. Kondisi ini semakin mengkhawatirkan karena ponsel kini menyimpan hampir seluruh aspek kehidupan digital penggunanya. Oleh sebab itu, ancaman dari OS lawas bukan sekadar isu teknis, melainkan persoalan keamanan pribadi yang menyentuh kehidupan sehari-hari miliaran orang.

Data Global yang Mengungkap Skala Masalah

Angka-angka terbaru menunjukkan betapa luasnya masalah ini. Berdasarkan data GlobalStats StatCounter per November 2025, hampir 35 persen pengguna Android global masih menjalankan Android 13 atau versi yang lebih lama. Rinciannya mencakup jutaan perangkat yang masih setia pada Android 13, Android 12, bahkan Android 11. Jika dikaitkan dengan jumlah pengguna Android dunia yang mencapai sekitar 3,9 miliar, maka sekitar 1,35 miliar perangkat berada dalam kategori rentan. Jumlah ini bukan sekadar statistik, melainkan gambaran nyata dari potensi krisis keamanan global. Apalagi, sebagian besar ponsel Android hanya mendapat dukungan pembaruan sistem selama dua hingga tiga generasi. Setelah itu, perangkat tetap digunakan, namun tanpa perlindungan memadai. Data ini menjadi pengingat bahwa masalah keamanan Android bukan kasus terisolasi, melainkan fenomena global yang terus membesar.

“Baca Juga : Infinix Note Edge Bersiap Hadir di Indonesia, Smartphone Tipis dengan Spesifikasi Menjanjikan”

Mengapa OS Lawas Menjadi Sasaran Empuk Hacker

Sistem operasi lama menjadi sasaran favorit peretas karena sifatnya yang sudah “diketahui”. Celah keamanan pada OS lama biasanya telah dipelajari secara luas, bahkan terdokumentasi di forum-forum gelap. Tanpa pembaruan keamanan, celah tersebut tetap aktif dan mudah dieksploitasi. Setiap bulan, Google merilis patch yang menutup puluhan hingga ratusan kerentanan. Namun, ponsel yang tak lagi menerima update akan tertinggal dan menyimpan semua risiko itu. Situasi ini diperparah oleh kebiasaan pengguna yang menginstal aplikasi dari sumber tidak resmi. Dalam banyak kasus, malware menyusup melalui aplikasi berbahaya yang memanfaatkan kelemahan OS lama. Akibatnya, data sensitif seperti kata sandi, foto pribadi, hingga akses perbankan bisa jatuh ke tangan peretas tanpa disadari pemilik ponsel.

Temuan Keamanan Siber yang Mengkhawatirkan

Perusahaan keamanan siber Zimperium mencatat bahwa lebih dari separuh perangkat mobile setiap tahunnya menjalankan sistem operasi lawas. Lebih mengejutkan lagi, sebagian dari perangkat tersebut sudah terinfeksi malware. Temuan ini menegaskan bahwa ancaman bukan sekadar potensi, melainkan sudah terjadi. Patch keamanan Android biasanya menambal banyak celah sekaligus. Sebagai contoh, pembaruan Desember menutup lebih dari 100 kerentanan. Pengguna yang tidak menerima pembaruan otomatis akan terus membawa celah itu ke mana pun mereka pergi. Kondisi ini membuat serangan siber semakin mudah dan masif. Dalam dunia yang semakin terhubung, satu perangkat yang rentan bisa menjadi pintu masuk ke jaringan yang lebih besar. Oleh karena itu, penggunaan OS lawas bukan hanya berisiko bagi individu, tetapi juga bagi ekosistem digital secara keseluruhan.

“Simak Juga : Harga iPhone Air di Indonesia Turun Tajam, Selisih Hampir Rp 3 Juta”

Perbandingan dengan Ekosistem iPhone

Ketimpangan dukungan sistem antara Android dan iPhone semakin menonjol. Data menunjukkan sekitar 90 persen iPhone aktif di dunia masih menerima pembaruan software dari Apple. Artinya, hanya sebagian kecil perangkat yang benar-benar tertinggal. Hal ini terjadi karena Apple mengendalikan penuh perangkat keras dan lunaknya. Pembaruan bisa diberikan serentak dan dalam jangka panjang. Sebaliknya, ekosistem Android melibatkan ratusan pabrikan dengan kebijakan yang berbeda-beda. Akibatnya, banyak ponsel berhenti mendapat update hanya beberapa tahun setelah dirilis. Meski Android menawarkan pilihan harga dan model yang lebih luas, konsekuensinya adalah fragmentasi dukungan software. Inilah alasan mengapa jumlah perangkat Android rentan jauh lebih besar dibanding iPhone, meski jumlah penggunanya juga lebih banyak.

Langkah Praktis untuk Melindungi Diri

Di tengah kondisi ini, pengguna Android tetap memiliki langkah perlindungan yang bisa dilakukan. Pertama, pastikan perangkat masih menerima pembaruan sistem dan keamanan. Kedua, hindari mengunduh aplikasi dari sumber tidak resmi yang berpotensi membawa malware. Selain itu, periksa secara berkala versi Android yang digunakan melalui menu pengaturan. Jika ponsel sudah berada di Android 13 atau versi lebih lama dan tidak lagi kompatibel dengan update terbaru, pertimbangkan untuk mengganti perangkat. Keputusan ini memang tidak mudah, namun sering kali lebih aman dalam jangka panjang. Di era digital, keamanan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Melindungi ponsel berarti melindungi data, privasi, dan ketenangan hidup sehari-hari.

Post navigation

Previous: Harga iPhone 17 Air Turun Drastis, Momentum Baru Ponsel Premium Apple
Next: Dyson V16 Piston Animal: Vacuum Nirkabel Premium dengan Sedotan Kencang dan Suara yang Tetap Sopan

Related Stories

OpenAI Siapkan Perangkat Keras Pertama: Bukan Ponsel, Tapi Earbud AI
  • Berita
  • Technohacks

OpenAI Siapkan Perangkat Keras Pertama: Bukan Ponsel, Tapi Earbud AI

gadgetkan February 12, 2026 0
Bukan Fitur AI, Ini Alasan Utama iPhone 17 Laris Manis di China
  • Berita
  • Technohacks
  • Update

Bukan Fitur AI, Ini Alasan Utama iPhone 17 Laris Manis di China

gadgetkan February 9, 2026 0
Canon Rilis G7 X Mark III Edisi Terbatas 30 Tahun, Tampil Lebih Premium
  • Berita
  • Technohacks
  • Update

Canon Rilis G7 X Mark III Edisi Terbatas 30 Tahun, Tampil Lebih Premium

gadgetkan February 8, 2026 0

Recent Posts

  • OpenAI Siapkan Perangkat Keras Pertama: Bukan Ponsel, Tapi Earbud AI
  • Bukan Fitur AI, Ini Alasan Utama iPhone 17 Laris Manis di China
  • Canon Rilis G7 X Mark III Edisi Terbatas 30 Tahun, Tampil Lebih Premium
  • Acer Punya PC yang Layarnya Bisa Diputar, Ini Kelebihan Acer ACX24 untuk Kerja Modern
  • Honma x Huawei Watch GT 6 Pro Resmi di Indonesia, Smartwatch Golf Premium yang Bikin Main Makin Presisi
  • Galeri Foto Poco F8 Ultra dan F8 Pro, HP Flagship Baru di Indonesia
  • Bocoran Desain Samsung Galaxy S26 Ultra Muncul, Ini Gambaran Depan dan Belakangnya
  • 10 HP Terlaris Dunia 2025, Didominasi Apple dan Samsung
  • Perbandingan Spesifikasi Redmi Note 15 4G dan Redmi Note 5G di Indonesia
  • Layar HP Sering “Mencet” Sendiri Kalau Kena Air, Kok Bisa

Categories

  • Berita
  • Home
  • Kesehatan
  • Technohacks
  • Update

Archives

  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024

Sudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang EmasHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega OtomotifJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena FashionMPOTURBO Akses Situs Resmi Terpercaya 2025prediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaSekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia SurabayaRound Rock JournalBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To FindBrivifyMy GoldBalai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan DIYmpoturbompoturbompoturbodadu666dadu666dadu666togel 4dmpoturboLogin MPOTURBO situs resmi dengan layanan terpercayanotif4dlink alternatif aloha4dlogin vip aloha4djpot4dAloha4d Pusat Game Digital TerpercayaAloha4dkiyo4d situs slot online terpercayabendera138wisma138 loginwisma138 daftarwisma138 link alternatifsensa69sensa69 loginsensa138 link alternatifsensa138 daftarsensa138 loginsensa138Aloha4d Link Game Terpercayaaloha4d situs slot online tergacorEystone Developmentsensa138 situs game online teramanbendera138 situs slot terupdate sensa138 situs game sensasionalKiyo4dKiyo4d LoginAlternatif Aloha4dAloha4d Link AlternatifJpot4dritme lembut yang menghipnotispetualangan yang tidak sadar berulangmitos angka yang terlalu dipujacerita yang dibuat otak sendiriilusi membaca masa depankenapa pergantian warna terasa pasti datangrasa hampir benar yang menggodanyaman di awal lupa di akhirsensasi tenang yang mengikatkeakuratan dan realita singkatfase tenang strategi pengendalian diriliterasi statistik gen z dalampanduan momentum persepsi kendalipanduan pemilihan pola dan variabilitaspemahaman rtp mengurangi keputusan impulsifpendekatan berbasis data perencanaan sesipola waktu bermain manajemen sesipreferensi putaran otomatis persepsi stabilitasstruktur fitur dinamika sesivariasi digital dan hasil sesipendekatan adaptif terstrukturanalisis fitur dan modalfase tenang reset sesiformula disiplin timing objektifgenz statistik rasionalindikator keputusan rasionalintegrasi teknik waktupola variasi permainan digital presisi konsistensi harianputaran otomatis dan tempoanalisis fitur ritme permainananalisis statistik keputusan rasionalevaluasi data sesi waktu bermainfase titik evaluasi strategismomentum permainan persepsi kendalipemahaman rtp perencanaan bermainpemilihan game cermat stabilitas pengalamanpengaturan ritme bermain modal terbatasputaran otomatis konsistensi ritmevariasi dinamika hasil jangka pendekpergerakan angka mahjong waysritme volatilitas pg softwaktu eksekusi tepatgaya bermain terstrukturputaran pembuka tingkatkan profittempo adaptif starlight princessritme jeda stabilkan profitrtp disiplin konsistensi profitstatistik harian maksimalkan keuntunganstrategi emosi stabil profitfilter stabilitas variabilitasaktivitas penentu waktufase pengendalian risikofitur dan strategigenz statistik rasionalindikator analisis terstrukturpengelolaan keputusan efisienritme dan disiplinritme sistem momentumvariasi dan dinamika sesianalisis untuk pengelolaan terbatasevaluasi fase tenang dinamika sesifitur putaran otomatis efisiensi interaksikajian elemen dan dinamika putaranliterasi genz dalam pengambilan keputusanmanajemen waktu untuk stabilitas dan kendalimomentum teknik persepsi ritme sistempengaruh pola variabilitas jangka menengahpenyesuaian berbasis data stabilitas hasilrtp indikator perencanaan sesi bermaintempo stabil bantu kendali permainanstrategi tenang lebih unggulritme terkontrol jaga konsistensi hasilmembaca fase tenang akurasi keputusanpendekatan disiplin untuk stabilitas hariansinkronisasi waktu strategi kurangi fluktuasievaluasi ritme untuk performa konsistenkendali emosi pengaruhi arah permainanadaptasi cepat jaga momentum seimbangpola terukur untuk permainan stabil

Copyright © Gadgetkan | All rights reserved | MoreNews by AF themes.