Gadgetkan – Honma x Huawei Watch GT 6 Pro resmi di Indonesia pada 5 Februari 2026, dan kehadirannya langsung terasa seperti “statement” baru di dunia wearable premium. Pasalnya, ini bukan smartwatch biasa yang hanya mengandalkan desain mewah, tetapi juga membawa identitas kuat dari Honma, brand golf legendaris Jepang sejak 1959. Karena itu, jam tangan ini terasa seperti perpaduan dua dunia: tradisi craftsmanship yang sangat detail, dan teknologi modern yang memang agresif berkembang. Selain itu, langkah Huawei menghadirkan edisi khusus ini ke Tanah Air terlihat tepat, sebab pasar golf Indonesia sedang naik kelas. Dengan kata lain, ini bukan hanya produk gadget, melainkan simbol gaya hidup yang semakin eksklusif.
Kolaborasi Huawei dan Honma Membawa Nuansa “Luxury Sport” yang Jarang Ada
Honma x Huawei Watch GT 6 Pro bukan sekadar hasil tempel logo, dan itu terlihat dari pendekatan desainnya. Huawei tidak hanya meminjam nama Honma, melainkan juga memasukkan DNA estetika Jepang yang kaya makna. Sebagai contoh, dial bermotif pine leaf, siluet Gunung Fuji, hingga pola gelombang ukiyo-e membuat jam ini terasa seperti karya seni mini yang bisa dipakai. Di sisi lain, desain tersebut juga dipadukan dengan elemen dari klub premium Honma Beres 7S, sehingga aura “golf elit” terasa nyata. Jadi, kalau biasanya smartwatch golf terlihat sporty, versi ini justru terasa lebih classy. Menurut saya, ini yang membuatnya punya karakter kuat dan berbeda dari kompetitor.
“Baca Juga : Sony Masih Berjuang, HP Xperia Terbaru Siap Rilis Secara Global“
Gift Box Eksklusif Membuat Produk Ini Terasa Seperti Barang Koleksi
Honma x Huawei Watch GT 6 Pro juga dijual dengan konsep koleksi, bukan sekadar perangkat wearable. Setiap unit hadir dalam gift box eksklusif berisi golf marker, green fork, dan bola golf dengan desain khusus. Karena itu, pengalaman unboxing-nya saja sudah terasa seperti membeli barang premium yang “niat” dari awal. Selain menambah nilai estetika, isi paketnya juga fungsional untuk golfer. Dengan demikian, Huawei seolah ingin menegaskan bahwa edisi ini bukan produk massal. Bahkan, banyak orang yang mungkin membelinya bukan hanya untuk dipakai rutin, tetapi juga sebagai koleksi pribadi. Inilah yang membuat nilai emosionalnya lebih tinggi dibanding smartwatch biasa.
Material Titanium dan Sapphire Glass Membuatnya Ringan Tapi Sangat Tahan
Honma x Huawei Watch GT 6 Pro dibangun dengan material yang jelas tidak main-main. Layarnya memakai sapphire glass yang tahan gores, sementara casing menggunakan aerospace-grade titanium alloy. Hasilnya adalah jam yang ringan saat dipakai, tetapi tetap kokoh. Selain itu, detail desain seperti bezel 3D hitam-emas, jarum detik berbentuk driver club, hingga strap dengan buckle emas berlogo Honma membuat kesan mewahnya tidak terasa dipaksakan. Bahkan, dari sisi visual saja, jam ini terlihat seperti perangkat premium yang cocok dipakai di clubhouse atau meeting formal. Jadi, ini bukan smartwatch yang hanya cocok untuk olahraga, melainkan juga untuk gaya hidup harian.
“Baca Juga : Poco F8 Pro dan F8 Ultra Resmi Diluncurkan di Indonesia, Ini Harga dan Fitur Unggulannya“
Sistem Antena Sunflower Membuat Akurasi GPS Golf Lebih Serius
Honma x Huawei Watch GT 6 Pro membawa All New Sunflower Antenna System, yang diklaim meningkatkan akurasi posisi saat bermain golf. Ini penting, karena golfer serius biasanya sangat sensitif soal data jarak. Jika GPS meleset sedikit saja, keputusan memilih klub bisa ikut salah. Oleh sebab itu, peningkatan antena bukan sekadar gimmick. Selain itu, fitur ini membuat jam lebih bisa diandalkan tanpa harus terus mengandalkan ponsel. Dalam pengalaman banyak golfer, perangkat wearable yang akurat adalah yang benar-benar terasa membantu, bukan sekadar aksesori. Maka, Huawei terlihat menargetkan pengguna yang benar-benar bermain golf secara serius, bukan hanya ikut tren.
Peta Lapangan Golf 3D untuk 17.000 Lapangan Jadi Nilai Jual Paling Kuat
Honma x Huawei Watch GT 6 Pro menyediakan peta lapangan golf 3D berwarna untuk lebih dari 17.000 lapangan di seluruh dunia. Bahkan, disebutkan mencakup 99 persen lapangan di Jepang, yang terkenal punya budaya golf sangat kuat. Menariknya, peta ini menampilkan detail fairway, bunker, dan hazard, sehingga terasa seperti punya panduan visual langsung di pergelangan tangan. Selain itu, peta bisa diunduh lewat Huawei Health di iOS maupun Android tanpa aplikasi pihak ketiga. Jadi, eksekusinya lebih simpel. Dengan kata lain, jam ini memang dirancang agar golfer bisa bermain tanpa membawa ponsel ke lapangan, yang bagi banyak orang adalah pengalaman paling nyaman.