Gadgetkan – Beberapa waktu lalu, OpenAI mengungkapkan rencana mereka untuk meluncurkan perangkat keras pertama. Awalnya, banyak yang mengira perangkat ini akan berupa ponsel atau bahkan liontin pintar. Namun, kabar terbaru mengatakan bahwa OpenAI memilih jalur yang berbeda. Perangkat pertama mereka akan berbentuk earbud berbasis AI, sebuah pilihan yang mengejutkan banyak orang. Keputusan ini membuat banyak orang bertanya-tanya, mengapa OpenAI memilih earbud sebagai perangkat pertama mereka.
Perubahan Rencana: OpenAI Pilih Earbud Berbasis AI
Awalnya, perangkat OpenAI dirumorkan akan menjadi ponsel atau perangkat kecil lainnya. Namun, menurut bocoran yang datang dari pembocor teknologi Smart Pikachu, perangkat pertama OpenAI akan hadir dalam bentuk earbud. Bentuknya diperkirakan mirip dengan Apple AirPods, tetapi dengan kemampuan AI terintegrasi. Nama “Dime” pun disebut-sebut sebagai nama untuk perangkat ini, yang juga terdaftar dalam dokumen pengajuan di Badan Kekayaan Intelektual Nasional China.
“Baca Juga : Samsung Galaxy A07 5G Resmi Hadir di Indonesia, Ponsel Rp 2 Jutaan dengan Baterai 6.000 mAh“
Fokus Pada Earbud, Bukan Perangkat dengan Komputasi Tinggi
Keputusan untuk memilih earbud berbasis AI datang dengan alasan ekonomi yang cukup jelas. Sumber dari dalam perusahaan mengatakan bahwa biaya produksi perangkat keras yang lebih canggih akan sangat tinggi, terlebih dengan kelangkaan memori berkecepatan tinggi. Oleh karena itu, OpenAI memilih untuk memulai dengan produk yang lebih sederhana namun tetap membawa kemampuan AI yang canggih. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan biaya sambil tetap memberikan pengalaman baru bagi pengguna.
Dime: Nama untuk Earbud AI Pertama OpenAI?
Bocoran nama “Dime” muncul setelah dokumen pengajuan perangkat keras OpenAI di Badan Kekayaan Intelektual Nasional China. Jika benar, nama ini akan menjadi identitas pertama perangkat earbud berbasis AI OpenAI. Dengan menggunakan teknologi AI, earbud ini diharapkan bisa memberikan pengalaman baru dalam mendengarkan audio dengan sentuhan kecerdasan buatan. Desainnya yang lebih sederhana dapat menarik konsumen yang ingin merasakan teknologi AI namun dengan harga yang lebih terjangkau.
“Baca Juga : Xiaomi Robot Vacuum 5: Solusi Cerdas untuk Pembersihan Rumah Tanpa Repot“
Tantangan Produksi: Mengapa Fokus pada Earbud?
Meskipun OpenAI awalnya berencana untuk membuat perangkat dengan komputasi tinggi, mereka memutuskan untuk lebih dulu fokus pada earbud. Keputusan ini berhubungan dengan tingginya biaya produksi dan kelangkaan komponen penting, seperti memori berkecepatan tinggi. Dengan memilih earbud, OpenAI berharap dapat merilis perangkat yang lebih cepat ke pasar tanpa harus mengeluarkan biaya yang sangat besar. Ini juga memberi mereka waktu untuk mengumpulkan umpan balik dari pengguna, yang nantinya akan berguna untuk pengembangan produk lebih lanjut.
Perangkat AI OpenAI Dijadwalkan Rilis Akhir 2026
Perangkat earbud pertama OpenAI diperkirakan akan dirilis pada akhir tahun 2026. Awalnya, perangkat ini akan memiliki kemampuan yang lebih sederhana dibandingkan rencana awal yang melibatkan teknologi komputasi tinggi. Namun, OpenAI berharap perangkat ini akan diterima dengan baik oleh pasar. Setelah itu, mereka akan meluncurkan versi dengan kemampuan lebih canggih setelah masalah biaya dan pasokan komponen membaik.
Masa Depan Perangkat AI OpenAI: Sebuah Langkah Baru dalam Teknologi
Perangkat earbud berbasis AI ini menandakan langkah besar bagi OpenAI dalam menghadirkan teknologi ke perangkat keras. Dengan kemampuan AI yang semakin canggih, produk ini berpotensi mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Ini bukan hanya tentang perangkat audio biasa, tetapi lebih kepada membawa AI ke dalam pengalaman yang lebih personal dan praktis.