Gadgetkan – Google akhirnya merilis Pixel 9a, penerus dari seri Pixel A. Smartphone ini menyasar kelas menengah dengan spesifikasi menarik. Dibekali teknologi AI terbaru, Pixel 9a menjanjikan pengalaman premium. Namun, apakah ponsel ini mampu bersaing di segmennya?
Google Pixel 9a hadir dengan desain khas seri Pixel. Bagian belakangnya menggunakan material yang lebih kokoh. Modul kamera tetap mempertahankan gaya horizontal seperti pendahulunya.
Layar OLED 6,1 inci menjadi daya tarik utama ponsel ini. Resolusi Full HD+ dan refresh rate 120Hz memberikan pengalaman visual yang mulus. Perlindungan Gorilla Glass memastikan ketahanan layar lebih baik.
“Baca Juga : Realme 14 Pro Langsung di Tangan, Apa yang Bikin Istimewa?
Pixel 9a menggunakan chipset Tensor G3 buatan Google. Prosesor ini dioptimalkan untuk kecerdasan buatan dan efisiensi daya. Dengan RAM 8GB, multitasking berjalan lancar tanpa hambatan.
Penyimpanan internal tersedia dalam dua varian, yaitu 128GB dan 256GB. Tanpa slot microSD, pengguna harus mengandalkan penyimpanan cloud. Sistem operasi Android 14 hadir tanpa bloatware, menjamin pengalaman yang lebih bersih.
Google tetap mempertahankan keunggulan kameranya di Pixel 9a. Sensor utama 64MP dengan teknologi AI mampu menghasilkan foto tajam. Mode Night Sight membuat hasil foto malam tetap cerah dan minim noise.
Kamera ultrawide 13MP juga hadir untuk menangkap gambar lebih luas. Sementara itu, kamera depan 12MP mendukung fitur Face Unblur. Google juga menyematkan peningkatan dalam perekaman video dengan HDR lebih baik.
“Simak juga: Tips Efektif Mengatasi Paragraf dan Spasi Microsoft Word”
Pixel 9a dibekali baterai 4.500mAh yang cukup besar. Optimasi AI membuat daya tahan lebih efisien sepanjang hari. Pengisian cepat 30W memungkinkan baterai terisi 50% dalam waktu singkat.
Sayangnya, Google masih belum menyertakan charger dalam paket penjualan. Pengguna harus membeli adaptor secara terpisah. Meskipun mendukung pengisian nirkabel, kecepatan masih terbatas.
Pixel 9a harus bersaing dengan beberapa merek besar di kelasnya. Samsung Galaxy A55 dan iPhone SE menjadi kompetitor utama. Keduanya menawarkan performa dan kamera yang tidak kalah menarik.
Keunggulan utama Pixel 9a terletak pada software dan dukungan pembaruan panjang. Google menjanjikan hingga 5 tahun update keamanan. Ini menjadi nilai lebih bagi pengguna yang mengutamakan ketahanan perangkat.
Google menawarkan Pixel 9a dengan harga kompetitif. Di pasar global, harganya dipatok mulai dari 499 dolar AS. Untuk pasar Indonesia, ketersediaannya masih menjadi tanda tanya.
Jika resmi masuk, Pixel 9a bisa menjadi alternatif menarik. Dukungan Google dalam ekosistem AI dan fitur eksklusifnya menjadi daya tarik utama. Apakah ponsel ini layak dibeli? Semua kembali pada kebutuhan pengguna.