Gadgetkan – Acer ACX24 terasa seperti jawaban untuk orang yang ingin meja kerja bersih tanpa ribet. Alih-alih memakai CPU besar, monitor terpisah, dan kabel yang berseliweran, PC all-in-one ini menyatukan semuanya dalam satu layar. Karena itu, setup terasa lebih cepat dan praktis, terutama untuk pengguna rumahan atau kantor kecil. Selain hemat tempat, tampilannya juga terlihat modern, jadi cocok diletakkan di ruang kerja minimalis. Menariknya, konsep ringkas ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal efisiensi. Saat perangkat mudah dipasang, pengguna bisa langsung fokus bekerja tanpa drama teknis. Di era kerja fleksibel seperti sekarang, pendekatan seperti ini terasa relevan. Apalagi, banyak orang mulai memprioritaskan kenyamanan kerja jangka panjang.
Acer ACX24 Mengusung Konsep All-in-One yang Lebih Masuk Akal
Acer ACX24 membawa konsep all-in-one yang memang dirancang untuk kebutuhan nyata. Semua komponen penting sudah ada di dalam unit layar, mulai dari prosesor, RAM, penyimpanan, webcam, hingga port konektivitas. Dengan begitu, pengguna tidak perlu menyiapkan banyak perangkat tambahan hanya untuk bekerja. Selain itu, model seperti ini juga mengurangi potensi masalah teknis kecil yang sering muncul pada desktop biasa. Misalnya, kabel longgar, port yang tertukar, atau perangkat tambahan yang tiba-tiba tidak terbaca. Walaupun terlihat sederhana, pengalaman pengguna seperti ini sangat menentukan produktivitas harian. Saya pribadi melihat PC AIO seperti ACX24 cocok untuk pengguna yang ingin “nyalakan lalu kerja” tanpa harus pusing dengan urusan hardware yang rumit.
“Baca Juga : Infinix Perkenalkan XOS 16, Antarmuka Android 16 dengan Fitur AI Lebih Canggih“
Acer ACX24 Punya Layar yang Bisa Diputar Vertikal
Acer ACX24 punya fitur yang paling mencuri perhatian: layarnya bisa diputar menjadi vertikal. Ini bukan gimmick, karena mode portrait memang sangat berguna untuk membaca dokumen panjang, melihat kode program, atau sekadar scrolling artikel tanpa harus sering menggeser layar. Selain itu, pengguna yang sering bekerja dengan data, laporan, atau naskah panjang biasanya lebih nyaman dengan tampilan vertikal. Hal kecil seperti ini terasa sepele, tetapi dampaknya besar jika digunakan setiap hari. Yang membuatnya lebih menarik, Acer menempatkan fitur ini sebagai bagian dari fleksibilitas kerja modern, bukan hanya tambahan desain. Jadi, ACX24 terasa seperti perangkat yang memahami kebiasaan kerja orang sekarang. Terlebih lagi, banyak pekerjaan digital menuntut kita membaca lebih banyak daripada mengetik.
Acer ACX24 Dibantu Gyro Sensor agar Rotasi Lebih Natural
Acer ACX24 tidak hanya memungkinkan layar diputar, tetapi juga mendukung pengalaman rotasi yang terasa natural berkat gyro sensor. Artinya, ketika layar diputar, orientasi tampilan dapat menyesuaikan secara otomatis. Hal ini membuat transisi dari landscape ke portrait terasa lebih cepat dan tidak mengganggu alur kerja. Selain itu, pengguna tidak perlu repot mengatur tampilan secara manual lewat menu pengaturan. Fitur seperti ini terlihat kecil, namun sangat membantu untuk kenyamanan sehari-hari. Apalagi, saat bekerja, kita sering berpindah dari dokumen ke presentasi, dari browsing ke spreadsheet, dan semuanya butuh fleksibilitas tampilan. Dengan dukungan gyro sensor, ACX24 terasa lebih “hidup” sebagai perangkat kerja. Ini juga menunjukkan Acer tidak hanya menjual desain, tetapi juga pengalaman.
“Baca Juga : Sony Masih Berjuang, HP Xperia Terbaru Siap Rilis Secara Global“
Acer ACX24 Menawarkan Performa Kencang untuk Kebutuhan Harian
Acer ACX24 hadir dengan pilihan prosesor Intel Core i3-1215U atau Intel Core i5-12450H. Untuk kelas PC AIO, opsi ini tergolong cukup bertenaga, terutama untuk kebutuhan kerja seperti multitasking, meeting online, editing ringan, hingga aktivitas produktivitas harian. Selain itu, perangkat ini menggunakan grafis terintegrasi Intel UHD Graphics, sehingga tetap mampu menjalankan aktivitas visual standar tanpa kendala berarti. Menariknya, Acer juga menyertakan NPU Intel AI Boost, yang memberi sinyal bahwa perangkat ini ikut menyesuaikan arah industri ke fitur AI. Walaupun tidak semua pengguna langsung memanfaatkannya, kehadiran NPU bisa menjadi nilai tambah untuk jangka panjang. Saya melihat ACX24 cocok untuk pengguna yang ingin PC kerja stabil, bukan untuk gaming berat.
Acer ACX24 Bisa Upgrade RAM dan Penyimpanan, Jadi Tidak Cepat Ketinggalan
Acer ACX24 menggunakan RAM DDR4 dual channel 8 GB, namun pengguna bisa meningkatkannya hingga 32 GB. Ini penting, karena banyak PC AIO sering dianggap sulit di-upgrade. Dengan opsi ini, ACX24 jadi terasa lebih fleksibel dan tidak cepat tertinggal. Selain itu, sektor penyimpanan juga tidak kaku karena mendukung SSD M.2 NVMe hingga 1 TB serta opsi HDD SATA. Kombinasi ini memberi ruang bagi pengguna yang ingin sistem cepat sekaligus kapasitas besar. Misalnya, SSD untuk Windows dan aplikasi, sementara HDD untuk menyimpan file kerja atau arsip. Bagi pengguna rumahan, opsi upgrade seperti ini bisa menghemat biaya dalam jangka panjang. Jadi, ACX24 bukan hanya “cantik untuk sekarang”, tetapi juga punya peluang tetap relevan beberapa tahun ke depan.