Gadgetkan – iPhone Duo dan Galaxy Z Fold 8 menghadirkan cerita menarik dalam persaingan ponsel lipat pada September 2026. Kehadiran iPhone Duo sebagai ponsel lipat pertama Apple semula diperkirakan bakal memberikan tekanan besar kepada Samsung. Namun, situasi di Korea Selatan justru bergerak ke arah berbeda. Menurut laporan The Chosun Daily yang dikutip Kompas.com, penjualan Galaxy Z Fold 8 meningkat sekitar 10 persen dalam sepekan setelah Apple memperkenalkan iPhone Duo pada 9 September. Sebagian konsumen sebelumnya disebut menunda pembelian karena ingin mengetahui terlebih dahulu produk lipat Apple. Setelah spesifikasi, harga, dan jadwal pemasaran terungkap, sejumlah pembeli akhirnya memilih perangkat Samsung. Fenomena ini memperlihatkan bahwa masuknya Apple belum tentu langsung mengambil pasar kompetitor. Sebaliknya, perhatian besar terhadap iPhone Duo tampaknya ikut membuat kategori foldable semakin ramai dibicarakan dan memberi konsumen alasan baru untuk membandingkan pilihan yang tersedia.
iPhone Duo dan Galaxy Fold Memasuki Babak Baru
Masuknya Apple ke pasar ponsel lipat menandai perubahan penting dalam kompetisi perangkat premium. Selama beberapa tahun, Samsung menjadi salah satu produsen yang paling konsisten mengembangkan kategori ini melalui keluarga Galaxy Z Fold. Karena itu, kehadiran iPhone Duo memberikan alternatif baru sekaligus memperluas perhatian terhadap teknologi layar lipat. Menariknya, konsumen Korea Selatan tidak langsung meninggalkan produk Samsung setelah perangkat Apple diumumkan. Sebagian pembeli justru kembali mempertimbangkan Galaxy Z Fold 8 setelah membandingkan kedua perangkat tersebut. Kondisi ini menunjukkan bahwa nama besar sebuah merek bukan satu-satunya faktor dalam menentukan keputusan pembelian. Harga, desain, ketersediaan, bobot, dan pengalaman penggunaan tetap memiliki peran penting. Bagi Samsung, meningkatnya perhatian terhadap foldable juga membawa keuntungan tidak langsung. Semakin banyak orang membicarakan iPhone Duo, semakin banyak pula konsumen yang mulai membandingkannya dengan Galaxy Z Fold 8 sebelum menentukan perangkat yang sesuai kebutuhan.
Baca Juga : AI China Bisa Cari Emas, Eksplorasi 6 Bulan Jadi Seminggu
Penjualan Galaxy Z Fold 8 Dilaporkan Naik 10 Persen
Dampak awal setelah pengumuman iPhone Duo terlihat dari pasar Korea Selatan. Berdasarkan laporan The Chosun Daily yang mengutip sumber industri telekomunikasi, penjualan Galaxy Z Fold 8 meningkat sekitar 10 persen dibandingkan pekan sebelumnya. Kenaikan tersebut dilaporkan terjadi hanya sekitar satu minggu setelah Apple memperkenalkan ponsel lipat pertamanya. Angka ini menarik karena peluncuran produk pesaing biasanya dianggap sebagai ancaman terhadap penjualan perangkat yang sudah berada di pasar. Namun, pola konsumen kali ini tampak berbeda. Sebagian calon pembeli Galaxy Z Fold 8 sebelumnya memilih menunggu karena penasaran dengan perangkat Apple. Setelah iPhone Duo diperkenalkan, mereka memiliki informasi lebih lengkap untuk membandingkan kedua produk. Keputusan pembelian kemudian tidak hanya bergantung pada rasa penasaran terhadap perangkat baru. Konsumen mulai menghitung manfaat praktis yang mereka dapatkan. Dalam konteks tersebut, Galaxy Z Fold 8 memiliki keuntungan karena sudah tersedia dan menawarkan harga yang lebih rendah.
Selisih Harga Menjadi Pertimbangan yang Sulit Diabaikan
Harga menjadi salah satu perbedaan terbesar antara kedua perangkat di Korea Selatan. Menurut informasi yang dilaporkan Kompas.com, iPhone Duo dengan penyimpanan 256 GB dibanderol 3,29 juta won. Sementara itu, Galaxy Z Fold 8 dengan kapasitas penyimpanan sama dijual sekitar 2,28 juta won. Dengan demikian, selisihnya mencapai sekitar 1,01 juta won. Perbedaan tersebut cukup besar, terutama bagi konsumen yang sebenarnya hanya ingin mencoba pengalaman menggunakan ponsel lipat premium. Selain itu, harga yang lebih rendah memberi Samsung ruang untuk menarik pengguna yang mempertimbangkan nilai pembelian secara lebih rasional. iPhone Duo tetap memiliki daya tarik melalui ekosistem Apple dan statusnya sebagai generasi pertama foldable perusahaan tersebut. Namun, pembeli juga perlu mempertimbangkan biaya tambahan yang harus dikeluarkan. Pada segmen premium, selisih harga besar tetap dapat memengaruhi keputusan, meskipun kedua produk menawarkan pengalaman dan ekosistem yang berbeda.
Baca Juga : Vivo X500 Pro Max Hadir dengan Kamera 400 Mm
Jadwal Penjualan iPhone Duo Membuat Konsumen Harus Menunggu
Ketersediaan juga menjadi faktor yang menguntungkan Samsung. Walaupun Apple telah memperkenalkan iPhone Duo pada 9 September 2026, konsumen Korea Selatan dilaporkan harus menunggu hingga 23 Oktober untuk membelinya. Jeda tersebut menciptakan ruang bagi Galaxy Z Fold 8 yang sudah tersedia di pasar. Bagi sebagian konsumen, menunggu lebih dari sebulan mungkin bukan masalah besar. Namun, kelompok lain bisa memilih perangkat yang dapat langsung digunakan, terutama ketika kebutuhan mengganti ponsel sudah mendesak. Situasi tersebut memperlihatkan pentingnya momentum dalam industri teknologi. Peluncuran produk bukan hanya tentang menciptakan perhatian besar melalui presentasi dan spesifikasi. Produsen juga perlu memastikan konsumen dapat memperoleh perangkat dalam waktu yang sesuai. Samsung mendapat keuntungan karena produknya telah berada di rak ketika perhatian publik terhadap ponsel lipat meningkat. Dengan demikian, promosi iPhone Duo secara tidak langsung membuka kesempatan baru bagi Galaxy Z Fold 8.
Bobot dan Ketebalan Ikut Memengaruhi Pilihan Pembeli
Ponsel lipat menghadapi tantangan desain yang berbeda dibandingkan smartphone konvensional. Produsen harus menggabungkan layar besar, engsel, baterai, dan berbagai komponen ke dalam bodi yang tetap nyaman digunakan. Dalam perbandingan yang dilaporkan Kompas.com, Galaxy Z Fold 8 memiliki ketebalan sekitar 9,7 mm saat dilipat dan bobot 201 gram. Sementara itu, iPhone Duo disebut memiliki ketebalan 11,3 mm dengan bobot 254 gram. Artinya, perangkat Samsung sekitar 53 gram lebih ringan, bukan 53 persen lebih ringan. Perbedaan tersebut dapat terasa ketika ponsel digunakan sepanjang hari atau disimpan di dalam saku. Meski begitu, ukuran fisik bukan satu-satunya penentu kualitas perangkat lipat. Pengalaman perangkat lunak, daya tahan engsel, kamera, baterai, serta dukungan aplikasi juga perlu diperhatikan. Namun, bagi konsumen yang mengutamakan mobilitas, desain lebih tipis dan ringan dapat menjadi alasan praktis untuk memilih Galaxy Z Fold 8.
Kehadiran Apple Bisa Membesarkan Pasar Ponsel Lipat
Persaingan iPhone Duo dan Galaxy Z Fold 8 tidak harus selalu menghasilkan satu pihak yang kehilangan pasar. Kehadiran Apple justru berpotensi meningkatkan perhatian konsumen terhadap seluruh kategori ponsel lipat. Pengguna iPhone yang sebelumnya tidak tertarik pada foldable kini memiliki alasan untuk memahami teknologi tersebut. Pada saat yang sama, proses pencarian informasi membuat mereka melihat produk Samsung dan merek lain sebagai pembanding. Efek semacam ini dapat memperbesar pasar secara keseluruhan. Kompetisi juga mendorong produsen meningkatkan desain, perangkat lunak, kamera, baterai, dan ketahanan perangkat. Samsung memiliki pengalaman panjang dalam mengembangkan ponsel lipat, sedangkan Apple membawa basis pengguna dan ekosistem yang besar. Ketika keduanya bertemu dalam kategori yang sama, konsumen memperoleh lebih banyak pilihan. Pada akhirnya, persaingan tersebut dapat mempercepat perkembangan foldable dari perangkat eksperimental menjadi produk yang semakin umum digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Persaingan Foldable Kini Memasuki Fase yang Lebih Serius
Lonjakan awal penjualan Galaxy Z Fold 8 memberikan gambaran menarik, tetapi perjalanan iPhone Duo masih sangat panjang. Penjualan perangkat Apple di Korea Selatan baru dijadwalkan dimulai pada Oktober, sehingga respons pasar setelah produk benar-benar tersedia akan memberikan gambaran yang lebih lengkap. Untuk sementara, Samsung memiliki keuntungan melalui harga lebih rendah, ketersediaan lebih cepat, serta desain yang lebih ringan. Apple, sebaliknya, membawa kekuatan ekosistem dan basis pengguna yang selama ini menunggu ponsel lipat dari perusahaan tersebut. Persaingan keduanya akan menjadi salah satu cerita penting dalam industri smartphone premium. Lebih jauh, konsumen kemungkinan menjadi pihak yang memperoleh manfaat terbesar. Kompetisi yang semakin ketat dapat mendorong inovasi sekaligus membuat produsen lebih serius memperbaiki kelemahan perangkat lipat. iPhone Duo mungkin datang sebagai pesaing baru, tetapi kemunculannya sekaligus memberi Galaxy Z Fold 8 panggung tambahan untuk menunjukkan keunggulannya.