Gadgetkan – Pasar smartphone Indonesia kembali kedatangan pilihan baru setelah Poco resmi memperkenalkan Poco C95 Pro pada Jumat, 30 Oktober 2026. Ponsel ini hadir untuk menyasar pengguna yang menginginkan perangkat dengan daya tahan panjang tanpa harus masuk ke kelas flagship. Menariknya, Poco C95 Pro memiliki banyak kesamaan dengan Redmi 17 4G yang lebih dahulu beredar di Indonesia. Desain hingga spesifikasinya bahkan terlihat sangat identik. Namun, Poco membawa pendekatan berbeda dengan menonjolkan karakter perangkat yang lebih dekat dengan pengguna aktif dan penggemar game kasual. Sorotan terbesarnya terletak pada baterai berkapasitas 7.500 mAh yang dipadukan dengan pengisian cepat 45 watt. Dengan harga mulai sekitar Rp4 jutaan, perangkat ini mencoba menawarkan kombinasi antara layar besar, daya tahan baterai panjang, kapasitas penyimpanan lega, dan pengalaman Android terbaru.
Poco C95 Pro Hadir Membawa Identitas yang Sudah Familiar
Kehadiran Poco C95 Pro mungkin terasa familiar bagi konsumen yang mengikuti perkembangan smartphone Xiaomi. Pasalnya, perangkat ini memiliki desain dan spesifikasi yang sangat mirip dengan Redmi 17 4G. Strategi menghadirkan perangkat serupa melalui merek berbeda bukan sesuatu yang benar-benar baru dalam industri smartphone. Namun, pendekatan tersebut memungkinkan Poco menawarkan produk dengan karakter pemasaran yang lebih sesuai dengan target konsumennya. Poco selama ini cukup lekat dengan pengguna muda yang mencari performa menarik dan fitur praktis dengan harga kompetitif. Karena itu, C95 Pro tidak hanya mengandalkan tampilan fisik. Ponsel ini mencoba menarik perhatian melalui baterai besar, layar dengan refresh rate tinggi, serta kapasitas penyimpanan yang dapat diperluas. Bagi pengguna yang lebih mementingkan fungsi dibanding kemewahan, kombinasi tersebut bisa menjadi daya tarik tersendiri ketika memilih smartphone untuk menemani aktivitas harian.
Baca Juga : Nokia 2360 Flip Hadir dengan Tombol SOS dan Fitur Keluarga
Baterai 7.500 mAh Menjadi Senjata Utama Poco C95 Pro
Salah satu bagian paling mencolok dari Poco C95 Pro Indonesia adalah baterainya yang berkapasitas 7.500 mAh. Kapasitas tersebut tergolong besar dan memberikan ruang lebih luas bagi pengguna yang sering berada jauh dari sumber listrik. Poco memang memosisikan daya tahan sebagai salah satu nilai jual utama perangkat ini. Pengguna dapat menjalankan komunikasi, menikmati konten, menggunakan media sosial, atau bermain game tanpa terlalu sering memikirkan persentase baterai. Selain kapasitas besar, Poco membekalinya dengan teknologi fast charging 45 watt untuk mempercepat proses pengisian daya. Kombinasi tersebut terasa relevan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi. Namun, ketahanan aktual tetap bergantung pada pola penggunaan, tingkat kecerahan layar, konektivitas, dan aplikasi yang berjalan. Meski demikian, kapasitas 7.500 mAh memberikan modal yang cukup meyakinkan bagi ponsel yang ingin menonjolkan daya tahan sebagai karakter utamanya.
Reverse Charging Membuat Ponsel Berubah Menjadi Power Bank
Baterai besar pada Poco C95 Pro tidak hanya digunakan untuk menjaga perangkat tetap menyala. Poco turut menghadirkan kemampuan reverse charging melalui kabel dengan daya hingga 22,5 watt. Fitur tersebut memungkinkan smartphone berfungsi layaknya power bank untuk memberikan energi kepada perangkat lain yang kompatibel. Dalam penggunaan sehari-hari, fungsi semacam ini dapat terasa sangat praktis. Bayangkan ketika earphone, smartwatch, atau ponsel kedua kehabisan baterai saat pengguna sedang bepergian. Poco C95 Pro dapat menjadi sumber daya sementara tanpa harus membawa power bank tambahan. Tentunya, pengguna tetap perlu mempertimbangkan kapasitas baterai yang tersisa agar perangkat utama tidak ikut kehabisan tenaga. Meski demikian, fitur ini memperkuat posisi baterai sebagai salah satu daya tarik utama C95 Pro. Poco tampaknya ingin membuat kapasitas 7.500 mAh bukan sekadar angka besar pada lembar spesifikasi, tetapi benar-benar memberikan manfaat tambahan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga :Poco C95 Pro Hadir di Indonesia, Andalkan Baterai 7.500 mAh
Layar 6,9 Inci Membawa Pengalaman Visual Lebih Lapang
Poco membekali C95 Pro dengan layar berukuran 6,9 inci yang menawarkan ruang visual luas untuk berbagai aktivitas. Panel tersebut memiliki resolusi 1.600 x 720 piksel serta mendukung refresh rate hingga 120 Hz. Refresh rate tinggi dapat membuat animasi antarmuka dan aktivitas scrolling terlihat lebih mulus dibanding layar standar 60 Hz. Ukuran layar yang besar juga cocok untuk menikmati video, membaca artikel, menjelajahi media sosial, atau memainkan game kasual. Sementara itu, Poco menambahkan perlindungan Corning Gorilla Glass 7i untuk membantu menjaga permukaan layar dalam penggunaan harian. Resolusinya memang bukan yang paling tinggi di kelas harga tersebut. Namun, kombinasi layar besar dan refresh rate 120 Hz tetap menjadi nilai yang menarik. Bagi konsumen yang lebih mengutamakan kelapangan layar serta kelancaran navigasi, pendekatan Poco ini dapat terasa lebih relevan dibanding sekadar mengejar kepadatan piksel yang tinggi.
Helio G91-Ultra Menjadi Mesin di Balik Aktivitas Harian
Untuk menopang performanya, Poco C95 Pro mengandalkan chipset MediaTek Helio G91-Ultra yang diproduksi menggunakan fabrikasi 12 nm. Chip tersebut memiliki prosesor octa-core dengan kecepatan maksimal 2 GHz dan GPU Mali-G52 MC2. Konfigurasi ini menunjukkan bahwa Poco tidak menempatkan C95 Pro sebagai perangkat performa ekstrem. Sebaliknya, ponsel tersebut lebih diarahkan untuk aktivitas sehari-hari, seperti komunikasi, media sosial, streaming, navigasi, serta permainan dengan pengaturan grafis yang disesuaikan. Poco menyediakan pilihan RAM 6 GB dengan penyimpanan 128 GB dan RAM 8 GB dengan penyimpanan 256 GB. Media penyimpanannya menggunakan teknologi eMMC 5.1. Menariknya, pengguna masih mendapatkan dukungan kartu microSD hingga 2 TB. Kehadiran slot ekspansi tersebut menjadi keuntungan bagi mereka yang menyimpan banyak foto, video, dokumen, atau file hiburan tanpa ingin terlalu bergantung pada penyimpanan cloud.
Kamera 50 MP Menjadi Andalan untuk Mengabadikan Momen
Pada bagian belakang, Poco C95 Pro menggunakan modul kamera berbentuk persegi yang menampung dua kamera dan sebuah LED flash. Kamera utamanya menawarkan resolusi 50 MP, sedangkan kamera pendamping hadir sebagai pelengkap sistem fotografi. Konfigurasi tersebut memperlihatkan pendekatan yang cukup sederhana. Poco tampaknya lebih memilih menghadirkan kamera utama beresolusi tinggi daripada memenuhi bodi belakang dengan banyak sensor yang belum tentu memberikan manfaat besar. Untuk pengguna sehari-hari, kamera utama 50 MP dapat digunakan untuk mengabadikan perjalanan, makanan, keluarga, hewan peliharaan, hingga berbagai momen spontan. Namun, kualitas foto tetap tidak hanya ditentukan oleh angka megapiksel. Pemrosesan gambar, kondisi pencahayaan, ukuran sensor, dan perangkat lunak kamera turut menentukan hasil akhirnya. Karena itu, pengalaman fotografi nyata Poco C95 Pro akan lebih mudah dinilai setelah perangkat digunakan dalam beragam kondisi pencahayaan dan situasi pemotretan.
Android 16 dan HyperOS 3 Melengkapi Pengalaman Poco Terbaru
Dari sisi perangkat lunak, Poco C95 Pro menjalankan Android 16 yang dipadukan dengan antarmuka HyperOS 3. Kehadiran sistem operasi generasi baru memberi perangkat ini fondasi perangkat lunak yang lebih segar ketika mulai digunakan konsumen Indonesia. Kombinasi hardware dan software tersebut juga penting karena smartphone modern tidak lagi dinilai hanya dari kemampuan prosesor. Kelancaran antarmuka, manajemen baterai, keamanan, serta dukungan aplikasi turut memengaruhi pengalaman penggunaan jangka panjang. Dengan harga yang disebut mulai sekitar Rp4 jutaan, Poco C95 Pro memasuki pasar yang cukup kompetitif. Konsumen pada rentang harga ini memiliki banyak pilihan dari berbagai merek. Oleh sebab itu, baterai 7.500 mAh, reverse charging 22,5 watt, layar 120 Hz, dan penyimpanan yang dapat diperluas menjadi modal penting. Poco C95 Pro akhirnya menawarkan karakter yang jelas: ponsel berlayar besar dengan fokus kuat pada daya tahan untuk aktivitas sehari-hari.